4 Hal Yang Harus Dipikirkan Saat Staycation Bersama Balita

Liburan adalah hal yang paling menyenangkan bagi setiap orang. Khususnya bagi Anak-anak, tak terkecuali remaja, dewasa bahkan para orang tua pun senang dengan liburan.

Meskipun semua orang menyukai liburan namun tak semua tempat juga yang cocok untuk semua usia. Dengan demikian perlunya pemahaman lebih lanjut saat akan memutuskan hendak berlibur kemana.

Terlebih saat memilih untuk staycation (liburan sekaligus menginap disekitar lokasi wisata.) Jangan sampai sudah mengeluarkan banyak uang  dan sudah menetapkan budget namun dikarenakan ketidaknyamanan penginapan menjadi masalah besar. Hingga akhirnya menambah pengeluaran lagi. Sayang kan?!😂

 

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 4 – 6 November 2021. Tika dan keluarga (suami dan anak kami, Shaqia usia 2,5 tahun) berkesempatan untuk staycation dalam rangka anniversary ke 5 tahun.

Kami memutuskan 3 hari 2 malam untuk menginap di dua hotel yang berbeda. Di Royal Safari Garden dan hotel Seruni puncak Cisarua Bogor. Adapun pemilihan dari kedua hotel tersebut dikarenakan memiliki kelebihan masing-masing. Dari segi penginapan, pemandangan alam, serta fasilitas yang disediakan di sana. (*Review dari masing-masing penginapan akan dibahas lebih lanjut ditulisan berikutnya)

 

Berdasarkan pengalaman menginap di dua hotel yang berbeda. Dan ini merupakan pengalaman pertama kami membawa balita. Tentunya banyak pembelajaran yang kami petik. Berikut Tika share tips memilih staycation saat membawa balita agar anak dan orang tua sama-sama senang saat berlibur.

 

“4 Hal Yang Harus Dipikirkan Saat Staycation Bersama Balita”

 

1. T : Tempat penginapan dan wisata :

Saat memutuskan untuk staycation bersama keluarga dan membawa balita pastikan benar-benar memilih tempat penginapan yang aman dan nyaman. karena balita tentunya memiliki keterbatasan waktu untuk berlama-lama out door dan butuh istirahat di dalam penginapan.

Berbeda halnya saat staycation bersama teman-teman remaja ataupun dewasa. Tentunya banyak menghabiskan waktu di luar. Dan di penginapan hanya numpang tidur saja.

Dari dua penginapan yang kami kunjungi Royal Safari Garden dan Hotel Seruni tentunya ada plus dan minusnya (*reviewnya akan dibahas pada tulisan selanjutnya)

 

Di tempat penginapan pertama hotel royal safari garden. Kami memilih kamar Panda yang bernuansakan minimalis modern. Anak kami Shaqia sangat nyaman, senang dan betah. Lebih betah di penginapan dibandingkan menjelajahi wahana satwa sekitar hotel. Ditambah pula cuaca puncak yang sangat mendukung untuk tidur. Jadilah Shaqia bobok..manja sedari tiba di penginapan siang hari sampai maghrib menjelang😂  (review lengkap akan dibahas di tulisan selanjutnya. Dan chanel youtube : Shaqia Story.)

 

Berbeda halnya dengan tempat penginapan yang ke dua di Hotel Seruni. Shaqia justru tidak betah dan nangis malam-malam. Meskipun dari segi pemandangan alam pegunungan yang lebih indah, udara yang sangat sejuk dan ada juga aneka tempat permainan anak-anak.

Kami memilih kamar bernuansakan hutan “Hobbits House” lokasinya berada di bawah tanah tepatnya di bawah parkiran. Kamar kami dilengkapi ornamen hutan, beratapan seperti bebatuan goa, dan patung-patung hewan, serta lukisan putri duyung.

Maksud hati memilih tempat tersebut agar anak kami senang. Namun justru membuat ia takut dan nangis kejang tidak mau tidur. Dikarenakan pencahayaan saat malam hari settingan lampunya lebih redup sehingga terkesan sedikit horor. Daripada semalaman rewel dan kami juga tidak tenang akhirnya kami memesan kamar lagi. Dengan penuh nego dari pihak hotel, akhirnya  kami memesan “seruni 1” tipe biasa. Meskipun harga kamarnya 1/2 harga dari hobbits house tapi sayang juga kan jadi dobel pengeluaran🤐 Namun demi anak, dan mendapatkan pengalaman baru yang berbeda semua tidak jadi masalah. Dan pagi harinya balik ke hobbits house lagi. (Review lengkap akan dibahas di tulisan selanjutnya. Dan youtube : Shaqia story)

 

Dari dua tempat tersebut tentunya bagi Shaqia tidur di kamar Panda hotel Royal Safari Garden lebih menyenangkan. Dibandingkan tidur di Hobbits House dengan nuansa malam agak sedikit menakutkan🤣 meskipun pemandangannya lebih bagus.

Nah dari pengalaman Tika tadi bagi orang tua yang mau ajak balitanya untuk staycation bisa mempertimbangkan tempat penginapan sebelum benar-benar memutuskan untuk chek in😉

 

2. I : Inisiatif terkait Hal di luar dugaan : 

Sebelum memutuskan liburan sebaiknya orang tua memiliki inisiatif terkait hal di luar dugaan. Seperti halnya:

  • Tanggal dan jam pemberangkatan hingga pulang. Serta transportasi yang digunakan  : Jika memilih staycation di waktu weekend ke sekitaran puncak tentunya macet. Kasihan juga kan bawa balita nangis-nangis di jalan. Ujung-ujungnya jadi tidak happy. Jadi sebaiknya pilih weekday.
  • Cuaca tidak mendukung saat dilokasi : Jika cuaca tidak mendukung saat sampai di lokasi sedangkan suguhan wahana kebanyakan outdoor. Maka sebaiknya orangtua berinisiatif untuk membawa anaknya kembali ke penginapan dan lakukan kegiatan seru yang bisa menambah kebersamaan keluarga.
  • Pengeluaran tambahan : Memutuskan untuk berlibur bersama keluarga dan staycation harus siap juga untuk pengeluaran tambahan. Terlebih membawa anak balita yang maunya terkadang sedikit susah dikontrol. Membeli mainan, makan di resto (pastinya lebih mahal dibandingkan di luar), naik aneka permainan yang ada di tempat wisata, dan lain-lain. Jika orangtua hanya membawa uang pas-pasan dengan anggaran dan plan yang sudah disiapkan dari rumah. Dan tidak ada cadangan alias terlalu mengikat selera dan menjahit dompet, dapat dipastikan anak merasa tertekan karena maunya tidak dituruti. Lain halnya jika orang tuanya mampu menghandle anak dengan baik disaat anak memiliki keinginan berlebihan atau banyak maunya jadi tidak ada masalah.

 

3. K : Kondisikan anak berdua dengan pasangan :

Tujuan liburan adalah untuk melepas lelah dalam rutinitas harian orang tua, dan menambah wawasan serta pengalaman anak di tempat liburan. Dan yang pasti bonding time bersama keluarga.

Jangan sampai waktu yang sudah diluangkan, budget yang dikeluarkan lebih. Namun liburan tidak memiliki arti  yang menyenangkan bagi istri / suami. Dikarenakan istri hanya repot sendiri mengurus anak di lokasi, dan suami juga sibuk sendiri dengan hp atau tidak mau untuk bergantian memegangi anak.

Yang namanya membawa anak balita tentu sedikit lebih repot. Karena anak tersebut belum bisa mandiri, dan harus benar-benar diperhatikan. Mulai dari makan, mandi, dan aktifitas bermain di tempat wisata. Jadi sudah dapat dipastikan orangtua kudu harus menyiapkan tenaga ekstra mengawasi anak. Terlebih saat anak susah beradaptasi di penginapan baru. Jadi susah tidur, tidak mau mandi, susah makan. Dan lari-larian kesana dan kemari tanpa terkontrol.

 

4. A : Antisipasi hal yang tidak diharapkan 

Mengantisipasi terkait hal yang tidak diharapkan sangat penting dilakukan. Agar semuanya tetap baik-baik saja. Seperti halnya menyiapkan segala perlengkapan balita secara dobel (pakaian, popok, susu, biskuit, dll) jika habis ditempat wisata sayang kan harus beli di sana tentunya harga jadi lebih mahal.

Dan tidak kalah pentingnya membawa obat-obatan. Apakah anak sering mabuk di jalan, bermasalah dengan pencernaan, pernapasan, dll. Agar jika terjadi hal yang tidak diharapkan dapat diantisipasi dengan cepat.

 

Nah sekian dulu tips dari Tika mengenai Tips memilih staycation saat membawa Balita. Nantikan tips lainnya ya 😁

7 thoughts on “4 Hal Yang Harus Dipikirkan Saat Staycation Bersama Balita

  1. I simply had to appreciate you once again. I’m not certain what I might have made to happen in the absence of the entire tips and hints discussed by you concerning such a situation. It was before an absolute traumatic situation in my opinion, nevertheless spending time with your well-written style you treated it forced me to weep for contentment. I am just grateful for this assistance and in addition expect you comprehend what a great job you are always doing educating others thru your web blog. Most likely you have never met all of us.

  2. After study a couple of of the weblog posts in your website now, and I really like your means of blogging. I bookmarked it to my bookmark website list and shall be checking again soon. Pls check out my website online as effectively and let me know what you think.

  3. I have to express my thanks to this writer just for rescuing me from this particular challenge. Because of scouting throughout the online world and obtaining suggestions that were not pleasant, I thought my entire life was gone. Being alive devoid of the solutions to the problems you have sorted out through your entire write-up is a critical case, as well as those that would have badly affected my entire career if I had not encountered the website. Your main understanding and kindness in controlling all the things was valuable. I don’t know what I would’ve done if I had not encountered such a solution like this. I can also at this moment relish my future. Thank you very much for this skilled and sensible guide. I won’t think twice to recommend the website to anyone who should have guidelines about this topic.

  4. I know this if off topic but I’m looking into starting my own blog and was curious what all is needed to get setup?
    I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty penny?
    I’m not very web savvy so I’m not 100% positive.
    Any suggestions or advice would be greatly appreciated.

    Kudos

    Also visit my web-site – 먹튀검증

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *